Showing posts with label Social Media. Show all posts
Showing posts with label Social Media. Show all posts

Friday, 7 June 2013

Buat Merk Bisnismu Jadi Trendy Yuk !


Bagi para pemasar dan komunikator, trend mengarahkan purchasing decision  (keputusan membeli) pelanggan. Tapi apa yang membuat sebuah merek trendy dan tangguh? Kathy Bloomgarden CEO Ruder Finn memaparkannya dalam sebuah artikel di Forbes berkut ini.




Apple merupakan merek ikonik yang terlihat mampu menumpulkan semua ancaman, mengatur ‘panggung’nya untuk mengakomodasi keinginan besar para konsumennya akan gaya dan tampilan manis sehari-hari. Apple memimpin peringkat nilai merek global dan mempertahankan reputasinya sebagai inovator meskipun muncul produk kompetitif dan serangkaian isu.
Jadi apa passion dan titik pangkal untuk membangun merek sebagai trend dan memungkinkannya menetap di hati masyarakat? Ada beberapa titik kritis yang perlu kita ingat:
Bentuk ikatan emosi mendalam. Untuk memahami apa yang mengarahkan trend pasar massal, pertama kita harus mempertimbangkan konsumen secara individu dan apa yang mempengaruhi mereka. Keputusan pembelian adalah hal yang personal, disetir oleh emosi yang terhubung dengan identitas kita. Misalnya, kita ingin menjadi siapa dan apa yang menurut kita menarik. Merek yang terhubung dengan emosi seperti itu membentuk ikatan yang mendalam dengan konsumen.
Memberdayakan pengaruh sosial. Berdasarkan hasil studi terbaru Crowdrap, 92% konsumen percaya dan dipengaruhi oleh teman, keluarga, dan kolega mereka – daripada berbagai bentuk iklan – ketika membuat keputusan pembelian. Kita percaya kepada mereka yang kita kenal karena teman dan keluarga mengerti nilai kita dan kita percaya dengan saran mereka yang murni dan baik untuk kita.
Kanal relevansi budaya. Relevan dengan dialog kultural dan menapaki berita sosial adalah aspek penting untuk membawa sebuah merek ke permukaan di antara para konsumen. Film Baz Luhrmann “The Great Gatsby” beresonansi dengan masyarakat yang menyukai hiburan, membuat headline, dan menjadi topik pembicaraan di jejaring sosial global.
Menunggangi ketenaran film tersebut, muncul beberapa merek yang meluncurkan fashion terinspirasi tahun 1920 di situs web mereka. Merek-merek tersebut di antaranya Tiffany’s, Bloomingdale dan Rue La La.
Intinya? Komunikasi yang berani dan inisiatif pemasaran yang secara mendalam menyentuh hubungan pribadi, memicu respon masyarakat, dan terhubung ke berita budaya memiliki potensi untuk sukses besar dalam budaya yang fokus pada trend saat ini.

sumber : http://www.marketing.co.id

Tips Membuat Gambar Sering RE-PIN Di Pinterest



Ingin mendapatkan repin lebih banyak untuk gambar-gambar merek Anda? Curalate memberikan hasil penelitian yang berguna bagi para pemasar merek di Pinterest.


Berdasarkan analisis visual dan platform pemasaran Curalate, gambar merek di Pinterest 23% cenderung di-repin jika gambar tersebut bukanlah gambar yang mengandung unsur wajah.

Menggunakan algoritma yang disesuaikan untuk mengevaluasi lebih dari 500.000 gambar-gambar Pinterest, Curalate meneliti bagaimana sebuah karakteristik visual gambar mempengaruhi aktivitas media sosial.

Studi ini mengkaji 30 karakter visual gambar yang berbeda termasuk warna, tekstur, pencahayaan, dan kejenuhan. Hasilnya, gambar yang kaya warna lebih disukai. Sedangkan gambar yang mengandung warna merah, oranye, dan coklat dua kali lebih banyak di-repin daripada biru.

Gambar dengan pencahayaan medium 20 kali lebih mungkin di-repin daripada gambar gelap, dan 8 kali lebih mungkin di-repin daripada gambar sangat terang.

Studi juga mengonfirmasi bahwa gambar merek yang kurang mengandung unsur wajah mendapatkan pin lebih banyak. Hasil tersebut juga mencatat bahwa Pinterest memiliki 4,25 kali gambar tanpa wajah daripada gambar dengan wajah.

Gambar lain yang lebih banyak di-repin adalah gambar dengan gaya vertikal “portrait” dengan rasio aspek 2,3 hingga 4,5 daripada gambar dengan bentuk panjang dan lebar. Gambar dengan beberapa warna dominan lebih banyak di-repin 3,25 kali dibanding dengan gambar dengan satu warna.

Dan gambar dengan tingkat kejenuhan 50% di-repin empat  kali lebih banyak dibanding gambar dengan tingkat kejenuhan 100%, dan 10 kali lebih banyak dibanding dengan gambar yang sangat jenuh.

sumber : http://www.marketing.co.id

Lejitkan Penjualan Via Social Media








Social Media adalah Channel baru dalam dunia marketing, di era baru ini Social media sudah menjadi senjata membangun Brand oleh Marketer untuk para Netizen khususnya di Indonesia. dengan jumlah pengakses Internet sebanyak 50 juta hal ini menjadi lahan promosi yang sangat menarik.

Banyak Brand yang masuk ke ranah Social Media tetapi belum secara maksimal memanfaatkan Channel ini, banyak terlihat brand yang masuk ke ranah Social media sekedar pelengkap program marketing saja atau bahkan karena coba-coba. mungkin hanya beberapa brand di Indonesia yang sudah sangat tepat dalam melakukan campaign di ranah Social Media.  mereka sangat fokus membangun brand di social media dengan spend budget yang besar untuk meraih konsumen di channel ini.



Maka ini adalah sebuah tantangan buat para brand khususnya marketer. Social media yang dinamis dan horizontal membuat pola marketing berubah. konsumen sudah dapat memilih brand yang baik untuk mereka. Konsumen juga sudah dapat memberikan komentar terhadap brand secara spontan dan dapat dilihat oleh khalayak. jadi hal yang sangat penting untuk Brand terjun ke channel social media dengan selalu update pasar, kreatif dan lebih manusiawi. dan point penting lagi dapat memenuhi keinginan konsumen dengan tepat.
Nah Tantangan sekarang adalah bagaimana meningkatkan sales di Social Media.  karena sifat Social Media adalah conversation secara horisontal maka agak sedikit sulit untuk dapat terlihat langsung bahwa program dan activation di ranah Social Media memberikan impact kepada sales sebuah brand.

Berikut ini cara jitu yang akan saya jabarkan di beberapa point antara lain sebagai berikut:

1. Social Media Meningkatkan Sales  SECARA TIDAK LANGSUNG

Social Media Meningkatkan sales secara tidak langsung adalah sesuatu kegiatan sebuah brand di social media tetapi hanya meningkatkan Brand awareness sebuah produk dan membangun percakapan positif tentang brand di social media sehingga point-point diatas dapat meningkatkan penjualan yang dilakukan di toko-toko atau showroom brand tersebut. adapun cara untuk meningkatkan sales secara tidak langsung adalah sebagai berikut:

1. Membuat activation di social media yang bertujuan untuk membangun brand awareness brand tersebut di social media. hal ini sudah terbukti dengan adanya brand minuman yang setelah melakukan activation di online sehingga penjualan produknya naik secara signifikan.

2. Menciptakan WOMM di social media yang bertujuan agar brand kita diperbincangkan oleh konsumen, diharapkan dengan perbincangan yang positif di social media maka diharapkan konsumen dapat melakukan pembelian produk di toko karena impact dari WOMM adalah rekomendasi. karena beberapa data menyebutkan bahwa yang mempengaruhi pembelian terbesar adalah “rekomendasi teman” dan brand yang sukses dengan strategi ini adalah produk ice cream. sehingga penjualan meningkat pesat dari target yang di tentukan.

3. Menciptakan informasi produk yang lengkap dan menarik di social media. hal ini bertujuan dengan informasi lengkap dan menarik dapat menarik konsumen membeli produk yang di pamerkan. karena informasi yang lengkap dan menarik dapat menjadikan “Brand Switching” dengan terjadinya Brand switching maka secara tidak langsung konsumen yang akan membeli produk pesaing akan membeli produk kita karena merasa puas dengan informasi produk yang lengkap dan menarik

2. Meningkatkan sales di Social Media SECARA LANGSUNG

Meningkatkan sales di social media secara langsung adalah bagaimana kita membuat program di social media yang bertujuan meningkatkan sales secara nyata. dan akan terlihat dapaknya langsung dari program yang kita jalankan. adapun cara untuk meningkatkan sales secara langsung adalah sebagai berikut:

1. Program Shocking Deal:  Program ini adalah sebuah program yang dilakukan di media online dengan membuat program discount kepada konsumen di online tetapi dalam jangka pendek sehingga akan membuat penasaran konsumen. Key Performace Indikatornya adalah demand konsumen untuk meng order produk di program online ini. hal ini jelas akan meningkatkan sales secara langsung.

2. Membuat Toko Online: Jelas aktifitas ini meningkatkan Sales secara online karena konsumen dapat langsung melihat produk dan langsung memesan produk yang diinginkan. Syarat brand untuk membuat toko online ini harus dibangun dengan system yang detail dan mudah sehingga layanan kepada konsumen akan tetap terjaga. karena apabila system yang belum kuat akan menjadi bumerang terhadap brand itu sendiri.

3. Program Member Card online: ini adalah program yang dibuat untuk meningkatkan sales secara langsung melalui layanan Member card, konsumen yang membeli produk dengan menggunakan member card online dapat reward yang lebih dibanding dengan konsumen yang membeli secara langsung di toko retail. hal ini juga akan meningkatkan sales secara langsung. dalam program ini yang harus diperhatikan adalah kemudahan dalam memberlakukan system ini kepada konsumen.apabila program ini dapat berjalan baik makan program member card online ini dapat dilakukan dalam jangka panjang.

Demikian beberapa cara jitu meningkatkan sales di Social Media. Hal ini akan berjalan dengan baik apabila di handle secara serius oleh pihak yang berkepentingan. Persiapkan team yang benar-benar expert di bidang digital marketing sehingga program dapat berjalan dengan maximal dan dapat memberikan impact sales yang positif.

sumber : http://www.marketers.marketing.co.id

Friday, 8 February 2013

Perbanyak Teman, Bukan Sekedar Jualan !

"Teman adalah uang"
By : Anonym 




Mungkin pepatah di atas representatif dengan dunia bisnis. 

Kita ingat cerita Joe Girard, super salesman yang selama 15 tahun jualan 13.000 mobil Chevrolet di Amerika Serikat (AS). Dari era keemasannya, tahun 1963 hingga 1978, Girard jualan rata-rata 6 mobil per hari, jauh lebih unggul ketimbang para koleganya yang rata-rata hanya jualan 3 mobil  per bulan.

Cerita legendarisnya hingga sekarang masih sering dijadikan bahan omongan para salesman, terutama di dunia otomotif. Girard hingga sekarang didaulat sebagai The World’s Greatest Salesman dari The Guinness Book of World Record. Bahkan hingga sekarang rekor ini belum terpecahkan oleh siapapun.

Apa resep sakti seorang Joe Girard? Knowledge, skills dan attitude memang penting. Namun yang lebih penting dari kesuksesan seorang Joe Girard adalah kemampuan membangun network yang efektif.

Ada yang dinamakan Hukum Girard 250. Menurut Girard, network mesti dibangun dari lingkungan sekitar atau orang-orang yang paling dekat dengan kita. Girard terinspirasi dari banyaknya jumlah pelayat yang menghantarkan jenazah seseorang di sebuah pemakaman. Menurut pengamatannya, biasanya ada 250 orang! Nah angka 250 ini adalah modal awal yang kudu dikembangkan dan dibina untuk membangun network yang lebih luas lagi.

Network adalah aset dan modal utama kesuksesan seorang salesman. Anda mungkin terpikir, di era yang serba ter-Connect! seperti sekarang, semestinya banyak yang bisa seperti Joe Girard. Bahkan bisa jadi lebih hebat! Bagaimana tidak, platform atau alat untuk social networking, toh sudah banyak sekali. Contohnya Facebook, Twitter, Google+, LinkedIn, Path, dan sebagainya.

Punya puluhan circles di Google+, ratusan teman di Facebook, atau ribuan follower di Twitter tentu merupakan aset. Namun aset itu tidak ada gunanya apabila kita tidak menjalin komunikasi rutin dengan mereka dan network di sekeliling mereka.

Sebagaimana yang sering kami utarakan di Marketeers, seorang salesman harus punya kemampuan untuk memetakan dan membangun network yang efektif dalam mendukung proses penjualan. Dan tak hanya itu, network tersebut harus dioptimalkan untuk mendapatkan penjualan melalui rekomendasi.

Intinya bukan jualan, namun bagaimana kita meng-commercialize atau me-monetizenetwork yang kita miliki
 

Thursday, 24 January 2013

Proyeksi Pemasaran 2013

Salam semangat :)

Kesibukan dengan aktivitas kerja sempat membuat saya merindukan blog pribadi ini. Lama sudah tak dipermak, tak pula di isi kontent-nya. Tapi seperti jargon aktor Terminator Mr. Arnold Schwarzenegger katakan : " I'm Back."

Kembali kita ke topik resolusi marketing di tahun 2013. Bagi UKM ada beberapa hal yang menjadi bahan pertimbangan bagi Anda untuk keputusan marketing campaign yang akan Anda implementasikan di tahun 2013 ini dengan segenap dinamika perkembangan dunia digital dalam hal ini erat kaitannya dengan social media. Berikut kutipan yang saya ambil dari artikel marketing.co.id :

1: Tidak lebih statis, website yang membosankan 

Sebuah website statis yang hanya bercerita tentang Anda tidak lagi menjadi alat pemasaran yang berguna. Tidak seorang pun memiliki waktu untuk membaca tentang betapa hebatnya Anda jika mereka tidak tahu apa yang dapat Anda lakukan untuk mereka.

Sebagai gantinya, ubahlah website Anda menjadi sebuah perangkat yang berguna untuk membantu prospek Anda memahami siapa diri Anda dan apa yang dapat Anda lakukan untuk mereka sambil membuat lebih mudah bagi mereka untuk menghubungi Anda.

Untuk melakukan transformasi ini, tambahkan konten untuk rencana pemasaran Anda. Menciptakan kualitas konten yang relevan, menarik perhatian target pasar Anda dan posisi Anda sebagai ahli dalam industri Anda. Apakah Anda ingin menghasilkan konten atau tidak, Anda harus menemukan cara untuk membuat informasi yang membantu pelanggan Anda. Bagaimana Anda memberikan informasi ini akan bergantung pada audiens target Anda.  Anda hanya perlu membuatnya semudah mungkin bagi mereka ingin mengkonsumsi atau memperoleh konten Anda.

Dengan membantu memberikan konten, Anda:
  • Mendidik prospek anda
  • Menarik perhatian mereka
  • Mendapatkan rasa hormat dari mereka
  • Mendapatkan kepercayaan mereka
Ketika seseorang sudah tahu dan mereka ingin bekerja sama dengan perusahaan Anda, respon dengan cepat permintaan inbound mereka. Hal ini akan terus meningkatkan hubungan dengan mereka dan Anda memulainya dengan konten Anda.

2: Konten baru merupakan keharusan untuk kelangsungan hidup pemasaran online

Sebuah rencana konten dan kalender editorial akan membantu Anda membuat sebuah road map untuk apa konten Anda akan berkembang selama beberapa waktu. Apakah Anda merencanakan untuk 12 bulan atau beberapa minggu, membuat perencanaan ke depan akan membantu Anda untuk tidak membuang-buang waktu untuk mencoba mencari tahu dan memproduksi konten apa dan dengan media apa – teks, video atau audio. Anda mungkin ingin memeriksa kalender Editorial plugin WordPress untuk merencanakan posting Anda.

3: SEO merupakan tanggung jawab si pemilik bisnis kecil

Dengan adanya perubahan terhadap algoritma pencarian Google selama setahun terakhir ini, SEO gaya lama tak lagi berfungsi, dan pada kenyataannya masih banyak teknik SEO lama yang di pakai yang justru bisa mematikan visibilitas Anda.

Hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah sedikit mempelajari tentang SEO, apa yang berfungsi dan mana yang tidak. Dengan begitu, Anda dapat menentukan apakah harus merekrut sebuah perusahaan pemasaran lokal terpercaya untuk membantu Anda atau melakukannya sendiri.

Mulailah dengan on-page SEO untuk website WordPress Anda. Menginstal plugin yang disebut WordPress SEO dan meluangkan beberapa waktu untuk mempelajari bagaimana menggunakannya. Plugin ini akan membantu Anda berjalan melalui proses SEO untuk setiap halaman atau memposting di website Anda.

4: Dukungan pengunjung seluler

Handphone adalah cara orang menggunakan Internet sekarang. Pastikan website Anda mendukung akses mobile juga sehingga Anda tidak kehilangan peluang ini.

Kebanyakan bisnis kecil kesulitan untuk memiliki dua situs web browser dan situs web mobile yang dirancang dan dikembangkan. Jika Anda ingin melakukan pengalihan website Anda ke tema responsif, maka Anda mampu mendukung semua perangkat dengan mudah.

Desain web responsif menanggapi ukuran dari perangkat yang sedang digunakan. Ada banyak tema WordPress responsive gratis maupun yang premium yang tersedia.

Meskipun tema responsif mungkin bukan pilihan yang tepat untuk semua situs web, keuntungan dari desain tema responsif lebih besar daripada negatifnya. Oleh karena itu, kemungkinan besar ini akan menjadi solusi yang paling populer bagi bisnis kecil untuk dukungan mobile.

5: pemasaran Email belum mati

Apakah Anda mengembangkan daftar opt-in email untuk bisnis Anda? Pemasaran email melengkapi keberadaan online Anda. Hal ini memungkinkan Anda untuk menjangkau orang-orang yang telah menunjukan ketertarikan mereka pada Anda.

Buatlah bagian dari rencana konten Anda untuk menciptakan produk yang berharga seperti alat ebook, whitepaper, atau yang berguna lainnya. Berikan secara gratis ketika mereka mendaftar untuk daftar email Anda.

 Kemudian mengembangkan strategi konten yang berlanjut hingga Anda dapat membantu permasalahan yang mereka hadapi. Hal ini akan terus mengembangkan hubungan dengan pelanggan dan menarik perhatian mereka yang tertarik dengan bisnis Anda.

6: Kehadiran optimasi Web adalah masa depan

Adanya pengoptimalan web akan membantu Anda secara konsisten meningkatkan jejak digital bagi bisnis Anda dan memperluas kehadiran Anda ke situs media sosial yang tepat:
  • Menciptakan visibilitas lebih untuk merek anda
  • Memungkinkan Anda untuk berkomunikasi dengan orang-orang online selain Offline
Menarik perhatian klien ideal Anda melalui informasi yang berguna dan alat-alat yang membantu mereka memecahkan masalah tertentu. Tinjau terus keberadaan Anda di situs media sosial untuk memastikan apakah Anda perlu memusatkan sedikit perhatian atau memperluas kehadiran Anda ke platform lainnya.

Situs baru seperti Pinterest, menawarkan bisnis secara visual dengan cara mudah untuk berbagi pekerjaan mereka melalui akun bisnis Pinterest.

Dapatkah pelanggan menemukan bisnis online Anda di masa depan?

Evaluasilah bisnis Anda berdasarkan pada enam tren pemasaran bisnis kecil ini untuk memastikan apakah Anda harus melakukan sesuatu yang berbeda secara drastis.

Jika Anda terjebak dalam kebiasaan pemasaran online dengan satu Website, tidak mendukung mobile, atau tidak ada konten baru untuk membantu prospek Anda memecahkan masalah, maka sudah saatnya bagi Anda untuk mengambil kendali.

Infographic ini akan membantu Anda menentukan strategi pemasaran UKM ke depan.


Semoga bermanfaat :)